Waaahh, Vania ulangtahun yah tanggal 22 Mei kemarin...
Alhamdulillah... :)
Sudah tiga tahun lagi...
Enggg... Maaf ya. Ucapan dari Kk Nining udah telat. Tapi, gak apa-apakan, Vania?
Vania gak marah kan?
Baguslah...
Wah, Vania ternyata anak yang baik... :)
Dalam rangka hari ulangtahun Vania, ada hadiah khusus lho dari Kk Nining.
Mau tahu apa???
Hayo apa hayo...
Coba tebak?
Iyaaaa. Vania benarrr skali...
Kk Nining punya hadiah buat Vania.
Sebuah cerita tentang perjalanan Nining kemarin sore (24 Mei 2011).
Hummm... Lumayan menguras tenaga.
Tapi, tidak apa-apalah.
Yang penting Vania bisa terhibur dengan cerita ini.
Baiklah, kita mulai saja ya, Vania. :)
Bercerita mengenai perjalanan ke tempat-tempat yang bagus sebetulnya Kk Nining belum banyak pengalaman nih. Utamanya perjalanan ke daerah luar Kota Baubau. Tapi, Kk Nining gak merasa sedih kok, justru Kk Nining senang. Karena kenapa? Karena ternyata di kota Kk sendiri masih ada tempat-tempat yang bagus untuk dikunjungi. Yaaahhh, ceritanya ini tentang perjalanan ke daerah sendiri. Hehehehe...
Emm... Mungkin Vania belum tahu ya di mana Pulau Buton itu?
Baiklah...
Pulau Buton itu salah satu pulau yang terletak di Sulawesi, tepatnya Sulawesi Tenggara.
Itu lho, kalau yang biasanya di buku pelajaran Geografi, bilangnya pulau penghasil tambang aspal.:)
Di Pulau Buton ada namanya Kota Baubau.
Naaahh, di sinilah Kk Nining tinggal.
Di sini ada Benteng Keraton Buton lho, Vania.
Yang merupakan Benteng terluas di dunia.
Waaahhh. Coba Vania datang ke sini. Kk Nining akan ajakin Vania jalan-jalan ke benteng.
*Asyiknyaaaa... >.<
Benteng Keraton ini merupakan salah satu hasil karya terhebat masyarakat Buton di masa lalu lho, Vania. Benteng ini panjang kelilingnya 2.740 m. Naaah, pertama kali dibuat pada saat pemerintahan Sultan Buton ke-3. Namanya Sultan La Sangaji (1591-1597) dan diselesaikan pada saat pemerintahan Sultan Buton ke-6. Nama sultannya itu La Buke (1632-1645).
Bentengnya tinggi-tinggi dan besar-besar, Vania.
Tebal bentengnya itu antara 1-2 meter, dan tingginya antara 2-8 meter.
Benteng ini juga memiliki 12 pintu masuk, atau kalau di Buton bilangnya Lawa dan 16 bastion, itu tuh tempat untuk meletakkan meriam atau disebutnya Baluara. Jadi, kalau ada musuh yang datang, meriam-meriamnya langsung digunakan untuk menyerang musuh. *Waaaahhh, kayak perang di film-film.
Benteng ini dibuat dari batu-batuan dan menurut cerita, perekatnya itu terbuat dari putih telur.
Tapi sebetulnya berasal dari pasir dan batu kapur. :)
Tau nggak, Vania, hal lain dari benteng ini???
Benteng ini berbentuk huruf DAL lho. Itu, salah satu huruf hijaiyah. Vania tahu kan???
Iya. Katanya huruf itu diambil karena merupakan huruf terakhir dari nama Nabi Muhammad SAW kita.
Subhanallah... :)
Di dalam benteng ini, bukan cuma benteng saja yang ada, Vania. Tapi, ada juga tempat-tempat bersejarah lainnya. Seperti yang kemarin sore Kk Nining kunjungi. *Lanjut yuk bacanya... ^.^
Batu Yi Gandangi
Batu ini disebut juga sebagai Batu Wolio. Pada masa lalu, sebelum Sultan Buton dilantik, air yang dijadikan sebagai air mandi bagi calon sultan dibiarkan bermalam di batu ini dan esok harinya dibawa ke istana.
Oh, iya. Hampir lupa. Ada cerita, kalau ada yang baru datang ke Pulau Buton, dan belum memegang batu ini, dianggap belum menginjakkan kaki di Pulau Buton.
Waaah, kalau Vania datang ke sini, nanti Kk temanin ya untuk memegang batunya. :)
Kk Nining juga gak mau ketinggalan untuk foto-foto sama batu ini.
Cheeeerrrrsss!!!
Terus Kk Nining lanjut ke Masjid Agung Keraton. Orang Buton bilangnya Masigi Ogena.
Letaknya masih berada di dalam benteng kok.
:)
Mesjid ini dibangun pada tahun 1712 pada masa pemerintahan Sultan Sakiyuddin Darul Alam/La Ngkariy-riy Sultan Buton ke-19. Mesjidnya punya tiga lantai lho, Van.
Jumlah pintunya itu ada 12 pintu, anak tangganya ada 19 anak tangga, dan tiang mesjidnya ada 20 batang.
Menurut paham orang Buton, kalau semua yang ada di mesjid ini masih ada hubungannya dengan manusia.
*Kk Nining gak nyangka betapa hebatnya orang-orang di Buton dulu. Mmm... Mereka menciptakan hasil karya yang sangat mengagumkan... :)
Vania penasaran gak ke Buton???
Mau? Ayuk, jalan-jalan ke sini...
Eh eh eh. Hampir lupa. Satu lagi, di samping mesjid ini ada tiang bendera Kesultanan Buton...
Nah, yang ini nih tiang bendera yang sudah lamaaaaa sekali... Tiang bendera tua lho...
Tapi, jangan sampai dianggap remeh. Tua-tua begini tapi masih kokoh berdiri euy. :)
Bayangin aja, tiang ini dibangun tahun 1712, terbuat dari kayu jati dengan tinggi 21 meter. Masih aman-aman saja sampai sekarang. *Subhanallah...
Dulu, tiang bendera ini digunakan untuk mengibarkan bendera Kesultanan Buton, Bendera Longa-Longa.
Emm... Mungkin Vania belum tahu ya di mana Pulau Buton itu?
Baiklah...
Pulau Buton itu salah satu pulau yang terletak di Sulawesi, tepatnya Sulawesi Tenggara.
Itu lho, kalau yang biasanya di buku pelajaran Geografi, bilangnya pulau penghasil tambang aspal.:)
| Peta Pulau Buton www.google.com |
Di Pulau Buton ada namanya Kota Baubau.
Naaahh, di sinilah Kk Nining tinggal.
Di sini ada Benteng Keraton Buton lho, Vania.
Yang merupakan Benteng terluas di dunia.
Waaahhh. Coba Vania datang ke sini. Kk Nining akan ajakin Vania jalan-jalan ke benteng.
*Asyiknyaaaa... >.<
| Benteng Keraton Buton (www.google.com) |
Bentengnya tinggi-tinggi dan besar-besar, Vania.
Tebal bentengnya itu antara 1-2 meter, dan tingginya antara 2-8 meter.
![]() |
| Naah, ini namanya Lawa (bagian tengah) dan Baluara (di samping). www.google.com |
Benteng ini dibuat dari batu-batuan dan menurut cerita, perekatnya itu terbuat dari putih telur.
Tapi sebetulnya berasal dari pasir dan batu kapur. :)
Tau nggak, Vania, hal lain dari benteng ini???
Benteng ini berbentuk huruf DAL lho. Itu, salah satu huruf hijaiyah. Vania tahu kan???
Iya. Katanya huruf itu diambil karena merupakan huruf terakhir dari nama Nabi Muhammad SAW kita.
Subhanallah... :)
Di dalam benteng ini, bukan cuma benteng saja yang ada, Vania. Tapi, ada juga tempat-tempat bersejarah lainnya. Seperti yang kemarin sore Kk Nining kunjungi. *Lanjut yuk bacanya... ^.^
Batu Yi Gandangi
Batu ini disebut juga sebagai Batu Wolio. Pada masa lalu, sebelum Sultan Buton dilantik, air yang dijadikan sebagai air mandi bagi calon sultan dibiarkan bermalam di batu ini dan esok harinya dibawa ke istana.
Oh, iya. Hampir lupa. Ada cerita, kalau ada yang baru datang ke Pulau Buton, dan belum memegang batu ini, dianggap belum menginjakkan kaki di Pulau Buton.
Waaah, kalau Vania datang ke sini, nanti Kk temanin ya untuk memegang batunya. :)
| Ini namanya Batu Yi Gandangi |
Kk Nining juga gak mau ketinggalan untuk foto-foto sama batu ini.
Cheeeerrrrsss!!!
Terus Kk Nining lanjut ke Masjid Agung Keraton. Orang Buton bilangnya Masigi Ogena.
Letaknya masih berada di dalam benteng kok.
:)
| di depan Mesjid Agung Keraton Buton |
Jumlah pintunya itu ada 12 pintu, anak tangganya ada 19 anak tangga, dan tiang mesjidnya ada 20 batang.
Menurut paham orang Buton, kalau semua yang ada di mesjid ini masih ada hubungannya dengan manusia.
*Kk Nining gak nyangka betapa hebatnya orang-orang di Buton dulu. Mmm... Mereka menciptakan hasil karya yang sangat mengagumkan... :)
Vania penasaran gak ke Buton???
Mau? Ayuk, jalan-jalan ke sini...
Eh eh eh. Hampir lupa. Satu lagi, di samping mesjid ini ada tiang bendera Kesultanan Buton...
| Tiang Bendera Kesultanan Buton |
Nah, yang ini nih tiang bendera yang sudah lamaaaaa sekali... Tiang bendera tua lho...
Tapi, jangan sampai dianggap remeh. Tua-tua begini tapi masih kokoh berdiri euy. :)
Bayangin aja, tiang ini dibangun tahun 1712, terbuat dari kayu jati dengan tinggi 21 meter. Masih aman-aman saja sampai sekarang. *Subhanallah...
Dulu, tiang bendera ini digunakan untuk mengibarkan bendera Kesultanan Buton, Bendera Longa-Longa.
| Bendera Longa-Longa www.google.com |
Sebetulnya masih banyaaaaakkkkk tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi, Vania. Masih dalam lingkungan Benteng Keraton. Tapiiii,,, karena udah mau Maghrib, Kk Nining gak bisa jalan-jalan lagi, harus pulang ke rumah. Kan udah malam. Gak baik buat anak perempuan keluar malam-malam, apalagi waktu Maghrib. Iya kan, Van?
Walaupun perjalanannya singkat, tapi Nining bersyukur lho.
Ternyata tempat-tempat bersejarah ini masih terawat dengan amat sangat baik.
Kalau dipikir-pikir, baik mesjid dan benteng ini memiliki hubungan yang sangat erat antara Islam dan manusia.
Mmm... Tandanya apa, Van?
Tau nda?
Hehehe...
Tandanya adalah:
Kita hidup di dunia ini tidak akan pernah terlepas dari agama.
Agama itu adalah pedoman hidup. Khususnya bagi kita yang beragama Islam.
Jadi, lewat Islam kita diajarkan bagaimana seorang manusia muslim yang baik itu.
Allah SWT yang menciptakan kita, Allah SWT juga yang akan memanggil kita kembali ke dalam pangkuanNya.
:)
***Cerita ini diperuntukkan kepada Vania alias diikutsertakan dalam acara Vania's May Giveaway.
Semoga Vania suka sama ceritanya yah... :)


18 komentar:
wah,vania pasti serius sekali dengernya..gue aja terkagum2 lihat benteng ya
@I-0ne : Hehehehe... Bisa ngerti gak, Vanianya???
Semoga deh...
Skali2 jalan2 ke Buton, kk...
hehe..vania ngangguk2 deh. terus tidur mimpi ke sana deh.
@Mba Fanny: Gak PD nih dgn crtx. Soalnya bukan travelling ke luar kota. Tapi dalam kota... -_-"
Semoga aja Vania senang dgn crt Nining ini... :)
yaaaay, belum pernah kesana -__-
someday klo saya ke Buton aja saya kesitu ya Ning ;)
sukses giveaway nya :)
Waah... asik sekali... Vania kepengen jalan2 kesanaaa.... tapi masih takut naik pesawat... hihihi...
Beruntungnya Kak Nining krn deket tempat tinggalnya ada objek wisata sebagus itu... wah Vania dan Bundanya dpt info menarik dari cerita ini...
Kami save yah Kak... Makasih udah bercerita utk Vania... mudah2an kapan2 qta beneran ketemu, dan Kak Nining hrs tepati janji pegang batu Yi Gandangi itu sama Vania... hehehe...
@Mba Tia: Hehehe... Oke. Oke. Mba... Sip. Sip... Nanti konfirmasi aja ke NIning, Insya Allah kita ke sana sama2... Hehhe...
Makasih banyak yah, udah mau baca artikelnya...
:)
@diah: Oke, Diah... Lgian dekat kok Kendari-Baubau. Hehehe...
Gambarnya bagus-bagus, Ning. Sukaaaa... pengalamannya juga seru. Kapan yah bisa dolan ke sana?
@mba susi: Hehehe... Ayo, mba. Ke sini... :)
hadiah bdaynya Vania jalan2 bersama Ning kebuton:) aku diajak ya
wow, itu buat ke butonnya aja sendiri kudu nyeberang yah?.. ckckck.. emang peninggalan rakyat dulu jamannya masa penjajahan dan perang kayaknya banyak banget. termasuk situs satu ini.. dan pastinya jadi destinasi wajib kalo ke buton ntar.
sukses buat giveawaynya vania, last minute banget yah.. hehehe
hmmmm,,,aku blum pernah ksana....
tapi ada beberapa temenku yg kerja di sana....
kok malah aku yg pengen ke buton ya? *hobi ngelayapnya langsung keluar, hihi*
ning kapan2 ajak chika dunk kesana^^
hehe
sukses ya buat kontesnya
begitu baca judulnya langsung aja dari rumah Vania datang ke sini,
pengen bener liat benteng Buton, yang selama ini cuma dengar dari berita
salam kenal Ning
foto pertamanya itu baguuuuuuuuuuuuus banget
warna warni bunga....
keren
serasa di taman bunga apaaaaa gitu
@mba elsa: Hehe... Iya... Warna bunganya mendukung... :)
@Monda siregar:Salam kenal juga. Ayo, berkunjung ke Buton... :)
@Chika: ahahahayyy.. Oke, bos... Nnti klo smpt k sini, calling aja... Insya Allah ditemenin...
@Hilsya : udah tersihir dgn crt Nining mungkin... Hihihihi...
@riesta: Oh, yah??? Orang mana temannya??? Org Buton juga???
@Kk Gaphe : Iya. Last minutes bangettt... Nyari waktunya yg susah... TT
Mksh y, kk...
@Mba Lidya: Insya Allah, mba... :)
mskipun z org buton tp tdk setau nining ttng sjarah buton
Posting Komentar