Hari Sabtu itu sebetulnya ada 3 mata kuliah. Journalism, Writing, dan Prose. Tapiiiii, karena mata kuliah Writing gak masuk (sekitaran jam 10.40anlah) dan Prosa nanti sekitaran jam 12.30 baru masuk, kita manfaatin untuk jalan-jalan ke manaa gitu... :D
Next. Yang pergi itu Nining, Jelly, Iin, Vivy, Hikma, Muli, Tafry, Yus, Rio, Bambang, Wadin, dan Fendi. Kita ber-12 ke Pantai Nirwana. Stay di Nirwana sebentar aja. Cuma singgah foto-foto aja. Lanjut ke Gua Moko. Kebetulan letaknya gak jauh dari Pantai Nirwana.
Oh, iya. Sekedar informasi. Menurut Great Buton, Gua Moko itu adalah salah satu gua dengan permandian air payau memanjang sekitar 50 meter yang menyimpan keindahan dan misteri. Selain itu, menurut Bardin,S.Pd dalam catatannya di Facebook menjelaskan seperti ini. *kita baca sama-sama yuk.
Oleh : Bardin, S.Pd
Sebuah kabar mengejutkan kini menjadi perbincangan menarik warga Kota Bau-Bau Sulawesi Tenggara. Kabar ini setelah ditemukannya jenis jenis keramik kuno yang ada di dasar Gua Moko. Sebuah gua dengan telaga yang selama ini merupakan sebuah lokasi yang asing bagi warga Kota Bau-Bau.
Kini, lokasi Gua Moko yang berada di lahan milik Warga bernama La Ode Indi mulai ramai dikunjungi. Apalagi lokasi ini telah dilakukan pembukaan jalan oleh pemerintah Kota Bau-Bau.
Informasi ini mendapat perhatian khusus walikota Bau-Bau. Untuk menghilangkan rasa penasaran bersama Muspida yakni Dandim 1413 Buton Letkol Art Ganef Suwondo, Kajari Bau-Bau Suroto, SH, Kakanpel Murhum Drs Abdul Karim Dama, Danpos AL Bau-Bau Letda (laut) Andi Husain , Kakandepag Kota Bau-Bau Drs H Muirun Awi, serta Danpos POM Bau-Bau, dan kalangan jurnalis serta jajaran Dinas Pariwisata, Seni dan Budaya Kota Bau-Bau yang juga disaksikan masyarakat di lokasi penyelaman dalam Gua Moko oleh dua warga asing Mr Andi dan Mr Caleb.
Rasa penasaran itu terbukti, tak kurang dari satu jam lamanya puluhan jenis keramik dengan motif berbeda beda muncul dalam genggaman kedua penyelam yang dibantu seorang staf pemkot Ramadhan. Dari motif yang tertera pada keramik, ada kemiripan dengan benda benda keramik asal negeri China. “Jumlahnya masih banyak di dalam gua, ada yang masih utuh dan ada pula yang sudah tidak utuh,” ujar Mr Caleb dan Mr Andi.
Penemuan benda benda keramik kuno ini ada pada kedalaman antara 25 hingga 30 meter. “Beberapa diantaranya terdapat di bagian dinding gua dalam telaga. Tapi karena gelap sehingga kita tidak bisa pastikan secara keseluruhan,” ujar Ramadhan.
Walikota Bau-Bau MZ Amirul Tamim yang turut menyaksikan kegiatan penyelaman mengatakan, lokasi Gua Moko akan dilakukan pengawasan. Menurut orang nomor satu Kota Bau-Bau ini, penemuan benda benda antik dalam gua ini semakin meyakinkan bahwa daerah ini adalah daerah yang memiliki peradaban sejak masa lalu.
“Kita belum tahu mengapa benda benda itu ada dalam dasar gua. Motifnya juga sangat unik. Untuk sementara kita akan kumpulkan agar dilakukan identifikasi,” katanya.
Ia juga memberikan peluang kepada pihak arkelolog atau yang hendak melakukan penelitian di bidang purbakala untuk melakukan Diving dalam Gua Moko sekaligus melakukan penelitian. “Jika ada yang berminat silahkan berhubungan dengan Dinas Pariwisata. Kita sudah menyampaikan kepada warga pemilik lahan Gua Moko untuk dilakukan pengawasan,” katanya.Dikatakan, Gua ini akan disiapkan sebagai lokasi wisata diving juga sebagai lokasi penelitian benda benda cagar budaya.
Kesan pertama waktu Nining ke Gua Moko.
Eh, ada papan namanya tergeletak di atas tumpukan dedaunan *ini emang begitu atau udah rusak?... Kayaknya mesti diperbaiki lagi nih...
Jangan dibiarkan tergeletak begitu aja...
Kasiann kan...
Kesannya kayak gak dirawat gimanaa gituu...
Masuk ke dalam gua. Kebetulan Nining yang terakhir masuk. Soalnya pake high heels boo... Jadi mesti hati-hati... *huuu, kalau tahu mau ke tempat seperti ini, gak bakalan deh mau pake high heels...
Tapi, sebelum masuk, eh Ning liat ada sekelompok muda-mudi yang keluar dari dalam gua. Mereka habis mandi-mandi di situ... *Segarnyaaaa...
![]() |
| di Gua Moko sama teman-teman |
Kalau Nining ya, tempatnya agak nyerem-nyeremin gitu sih... *atau mungkin perasaan Nining aja soalnya baru pertama kali masuk ke dalam gua seperti ini. :D tapi, sebetulnya gak sih. Soalnya banyak teman-teman... Jadinya rame.
Trus, Ning tengok airnya. Waaaaahhh... Swear... Jernih abis... Kirain dangkal, ternyata lumayan dalam juga euy. Uihhh, jadi takut berenang... *gak pintar berenang di area yang gak dangkal. Hahaha...
Tapi, betulan lho. Kalau aja kita tujuannya mau mandi, Ning coba nyebur deh. *walaupun dalem... :)
![]() |
| ini Gua Mokonya |
Tiba di sini nih. Hmmm... Semua teman-teman langsung pasang action... Siappp... Yaaa...
![]() |
| Muli, Rio, Hikma |
![]() |
| pasang gayaaaa |
Nining juga gak mau ketinggalan donk...
Mau lihat bagaimana Ningnong ini berfoto di Gua Moko *alias di dindingnya Gua Moko. :D
Cekidot...
![]() |
| berasa jadi model coi...!!! *laga tuh, Ning. Jiaaahhh... Hahaha... :D |
Karena udah sekitaran jam 12 lewat, kita akhirnya harus ninggalin gua ini. Mau masuk kelas Prose soalnya...
Huaaa...
Yaa, semoga aja Gua Moko ini bisa dijaga oleh kita semua, utamanya bagi Masyarakat Kota Baubau. Ini salah satu aset penting lho yang masih misteri. *sebetulnya Ning juga masih penasaran dengan Gua Moko ini. Kok bisa ya ada keramik di dalam air??? Moga ada berita kelanjutannya. Haaa... Penasaran...
Oh iya. Hampir lupa.
Ini dari http://www.kabarindonesia.com
Ning dapat gambar keramik-keramiknya...
| keramik-keramik dari Gua Moko |






3 komentar:
waduh ning kenapa make high heel jalan2 ke goa hihihi
kalo dari tampilan luar aku tertarik sama goanya, tapi kalo disuruh masuk hmmm gak deh gak berani :p
oh iya aku ada tag untuk kamu disini http://riaadria.blogspot.com/2011/06/10-hal-about-me.html
sayang sekali ya Ning, kalau sesuatu yg indah tidak dijaga
@Mba Ria: Oke. Nnti Ning kerjain ya, Mba...
@Mm Pascal: Iya. Sayang... COba aja diperbaiki lagi alias direhab lagi... Psti bgus...
Posting Komentar